Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2012

Cegah Si Gula Sejak Fase Pradiabetes

Tidak ada salahnya menjaga kondisi tubuh sebelum penyakit diabetes mellitus menjangkiti. Sebab, menurut internis sekaligus dokter spesialis penyakit dalam, Tri Juli Edi Tarigan, kondisi diabetes yang mengkhawatirkan saat ini bukan hanya saat menderita diabetes, melainkan kondisi sebelum terkena diabetes, yaitu pradiabetes.

“Sebenarnya sudah harus dicegah sejak fase pradiabetes, sebab dalam fase ini seseorang sudah bisa dipastikan memiliki bakat terkena diabetes tanpa didahului oleh gejala yang spesifik,” ujar Tri Juli Edi Tarigan, dalam konferensi pers yang diadakan di Restoran Bebek Bengil, Jakarta, Selasa, 6 November 2012.

Fase pradiabetes ini biasa terjadi pada diabetes tipe II atau diabetes yang terjadi karena pola hidup yang tidak sehat. Pradiabetes tidak hanya terjadi pada orang dewasa muda, melainkan pula pada anak-anak dan sering tidak disadari. “Pasien saya ada yang awalnya pradiabetes kemudian terkena diabetes pada umur 14 tahun,” ujar Tri Juli.

Diabetes di usia muda ini rupanya terjadi karena kondisi pradiabetes yang seharusnya menjadi peringatan dini bagi setiap orang malah diabaikan. Tri Juli mencontohkan, seharusnya orang dengan obesitas atau keluarga dengan berat badan yang di atas rata-rata memiliki keawasan tentang pola hidup yang sehat. “Sebab rata-rata yang obesitas tidak sadar bahwa mereka sudah berada pada fase pradiabetes,” kata Tri Juli.

Meskipun tidak menimbulkan gejala langsung yang dapat dirasa pada tubuh, secara kasat mata, orang yang berada pada tahap pradiabetes dapat terlihat. Tri Juli menggambarkan, orang yang berada dalam kondisi pradiabetes biasanya memiliki lingkar pinggang yang besar. “Bagi pria, lingkar pinggang atau ukuran celana 34 sudah harus waspada,” ujarnya. “Sedangkan bagi perempuan sudah harus waspada bila ukuran pinggangnya di atas 80 sentimeter,” tambah Tri Juli.

Selain lingkar pinggang, secara kasatmata, orang yang berada pada fase pradiabetes memiliki warna tengkuk yang menghitam. Menurut Tri Juli, tengkuk yang menghitam menandakan bahwa kondisi tubuh orang tersebut memiliki resistensi yang tinggi terhadap insulin. “Ini artinya tubuhnya sudah tidak lagi sensitif terhadap insulin. Sehingga insulin sebagai instrumen yang bertugas memasukkan gula ke dalam darah sedikit diproduksi,” kata Tri Juli.

Sementara pada perempuan, kondisi pradiabetes ditandai dengan sindrom ovarium polikistik atau gangguan pada sistem kandungan yang disebabkan oleh gangguan sistem endokrinologi. Bila dilihat melalui pencitraan ultrasonografi (USG), ovarium pada penyakit sindrom ovarium polikistik ini bergeranjul seperti pada roda pedati. “Dari penampakan luar, perempuan yang memiliki sindrom polikistik ovarium biasanya berbadan gemuk dan tubuhnya ditumbuhi banyak bulu,” kata Tri Juli.

Apa pun gejala yang muncul pada tubuh seseorang saat berada pada tahap pradiabetes, menurut Tri Juli, bisa dicegah dengan dua cara. Baik melalui perubahan gaya hidup ataupun obat. Perubahan gaya hidup tentunya dilakukan dengan cara beraktivitas lebih banyak dan diet. Sedangkan konsumsi obat untuk orang-orang pradiabetes juga dapat mencegah diabetes, namun harus di bawah pengawasan dokter. 


                                          metroparamedicalsvc.com 
Sumber: Tempo.co

Multivitamin Tidak Mengurangi Resiko Serangan Jantung

Multivitamin mungkin dapat membantu menurunkan risiko kanker pada pria tua yang sehat, tapi tidak mempengaruhi peluang mereka terkena penyakit jantung, penelitian terbaru menunjukkan.

Dua penelitian lain menemukan minyak ikan tidak bekerja untuk kondisi detak jantung tidak teratur yang disebut fibrilasi atrium. Namun minyak ini diperkirakan membantu orang-orang tertentu dengan penyakit jantung dan menurunkan kadar lemak tingkat tinggi yang disebut trigliserida dalam darah mereka.

Intinya: suplemen diet memiliki efek beragam. Yang tepat untuk Anda tergantung pada profil kesehatan pribadi Anda, diet, dan gaya hidup.

"Banyak orang mengonsumsi suplemen vitamin sebagai penopang," kata pemimpin studi Dr Howard Sesso dari Brigham and Women''s Hospital di Boston. "Tapi harap dicatat, mereka bukan pengganti untuk pola makan yang sesuai dengan kesehatan jantung, berolahraga, tidak merokok, dan menurunkan berat badan untuk menurunkan risiko jantung.

Sebuah analisis terpisah menunjukkan,  setidaknya 1 dari 3 orang yang berada dalam kondisi yang baik pada masa muda akhirnya akan mengembangkan masalah jantung atau mengalami stroke ketika tua. Keuntungannya, mereka yang mengonsumsi multivitamin akan tertunda prosesnya selama tujuh tahun dibanding yang lain. 

Penelitian Sesso yang dipresentasikan pada konferensi American Heart Association di Los Angeles ini merupakan analisis dari lima studi besar yang melibatkan hampir 50.000 orang dewasa berusia di atas 45 tahun yang diikuti perkembangannya hingga 50 tahun kemudian. Penelitian ini dipublikasikan secara online oleh Journal of American Medical Association, bersama dengan studi tentang vitamin dan minyak ikan.

Multivitamin adalah suplemen diet favorit di AS. Sekitar sepertiga orang dewasa negeri ini mengonsumsinya secara rutin. 

                                                dailymail.co.uk 
Sumber: Tempo.co

Therapy Communities untuk Pulihkan Pecandu Narkoba

Untuk mempercepat proses pemulihan pecandu narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengadopsi metode rehabilitasi menggunakan cara-cara kekeluargaan. Metode itu adalah therapy communities (TC) atau terapi komunitas.

Kepala BNN, Komisaris Jenderal Gories Mere, usai membuka World Conference of Therapeutic Communities XXV di Sanur, Denpasar, Selasa, 6 November 2012, menyatakan, metode itu adalah cara yang dianjurkan UNDCC dan PBB, khususnya untuk pecandu berat.

Metode ini mengedepankan cara hidup disiplin, teratur, serta penuh cinta kasih dalam keluarga. Pihaknya telah menerapkan metode itu dengan membuka dua tempat guna therapy communities, yakni, di Lido, Bogor, Jawa Barat, dan di Makassar. “Tempat-tempat lain akan menyusul, yang akan dibangun oleh negara," ujarnya.

Mengenai hasilnya, Gories mengatakan belum pernah ada penelitian secara khusus untuk itu. Namun, analisis dari kajian ilmu kedokteran dan psikologi menunjukkan peluang kesembuhan dengan metode itu cukup besar. Yang jelas, kata dia, potensi pecandu untuk kembali masuk dalam pusaran candu narkoba cukup besar, sehingga BNN memiliki program lanjutan usai rehabilitasi therapy communities.

Program pascarehabilitasi itu, menurut Gories, lebih ditujukan agar mereka memiliki keterlibatan dalam masalah sosial dan lingkungan. "Kami sudah terapkan di daerah Lampung Selatan. Untuk laut ada di Kepulauan Seribu. Kemudian di daerah Sulawesi Selatan juga ada di hutan, juga di kepulauan daerah Sulawesi Tenggara," katanya.  

                                          Ilustrasi narkoba 
Sumber: Tempo.co

Insomnia Meningkatkan Risiko Serangan Jantung

Orang yang mengalami insomnia atau susah tidur di malam hari sebaiknya segera melakukan terapi untuk menghilangkan kebiasaan itu. Sebuah hasil studi yang dilakukan peneliti Taiwan cukup menjadi alasannya. Mereka menemukan orang dengan insomnia mempunyai risiko dua kali lebih besar terkena serangan jantung atau stroke dibandingkan dengan mereka yang tidur normal.

Banyak studi menemukan gangguan tidur dapat menyebabkan atau berkontribusi pada kondisi fisik dan mental seperti obesitas, depresi, tekanan darah tinggi, dan bahkan berkurangnya memori otak. Dapat pula terjadi keadaan-keadaan tertentu menyebabkan insomnia, seperti nyeri, mulas, hipertiroidisme, dan kecemasan.

Dalam studinya, penelitian yang dipimpin Dr Chien-Yi Hsu dari Taipei Veterans General Hospital ini menggunakan basis data kesehatan nasional yang terdiri dari 2 juta orang. Setelah mengeluarkan pasien-pasien yang mengalami depresi, gangguan kecemasan, mendengkur, epilepsi, dan penyalahgunaan narkotika, peneliti mengindentifikasi ada sekitar 11 ribu orang berusia minimal 45 tahun yang mengalami insomnia dan 32 ribu orang yang tidak mengalami insomnia.

Setelah empat tahun melihat perkembangan partisipan, peneliti menemukan bahwa 1,6 persen dari partisipan yang insomnia mengalami serangan jantung. Sementara itu, pada orang yang tidak insomnia hanya 0,76 persen yang mengalami serangan jantung. Lebih lanjut, persentase orang insomnia yang mengalami stroke adalah 11,2 persen, dan pada orang yang tidak insomnia adalah 6,5 persen.

Sebagaimana dilansir dari laman Daily Mail, Ahad, 4 November 2012, peneliti menyimpulkan bahwa insomnia berasosiasi dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskuler di masa depan, seperti serangan jantung dan stroke. Hasil penelitian ini dipresentasikan pada pertemuan ilmiah American Heart Association, Senin lalu, di Los Angeles, Amerika.

"Ini adalah temuan penting dan dibangun di atas riset sebelumnya yang menunjukan peningkatan risiko serangan jantung yang diasosiasikan dengan insomnia," kata Dr. Gregg Fonarow mengomentari studi ini. Gregg adalah guru besar kedokteran kardiovaskuler di University of California Los Angeles David Geffen School of Medicine. "Studi ini menambah informasi baru bahwa ada hubungan yang kuat antara insomnia dan stroke, misalnya."

Menurut Gregg, bukan berarti hasil studi ini menyarankan dokter untuk agresif dalam menangani pasien yang insomnia. "Bekerja menangani insomnia adalah bagus untuk kualitas hidup. Tapi, terlalu dini untuk mengatakan mengobati insomnia akan menurunkan peluang penyakit jantung." 

sumber: Tempo.co

Kamis, 01 November 2012

6 Keanehan Dalam Tubuh

Tanpa disadari, banyak misteri yang menyangkut tubuh kita. Mau tahu apa saja keanehan yang terjadi pada tubuh? Simak penjelasannya berikut ini.
1. Perasaan jatuh
Pernah merasakan saat sedang tidur tiba-tiba merasa seperti jatuh dan tersentak bangun? Sensasi aneh ini disebut hypnic jerk. Sekitar 70 persen orang mengalami dan kebanyakan terjadi pada orang yang mengalami kesulitan tidur. Ketika Anda tidur terjadi perubahan suhu dalam tubuh mengakibatkan pernapasan melambat dan otot mengendur. Tubuh salah menafsirkan hal tersebut, sehingga mengirimkan sinyal tersentak dan Anda terbangun dengan kaget. Biasanya terjadi pada masa transisi antara sadar dengan susah tidur.
2. Kedutan mata
Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba mata berkedut. Biasanya, hal ini dikaitkan dengan hal-hal mistis. Hush, jangan terlalu percaya tahayul. Stres, kelelahan dan terlalu banyak kafein menjadi pemicunya.
3. Kesemutan
Duduk yang terlalu lama atau posisi duduk yang salah menyebabkan munculnya kesemutan. Kesemutan terjadi karena saraf dan pembuluh darah yang mengalami tekanan. Kesemutan juga menjadi pesan adanya nyeri yang dikirimkan saraf ke otak.
4. Muka memerah
Bila merasa malu atau marah, muka mendadak menjadi kemerahan seperti kepiting rebus. Menurut para ahli, fenomena ini merupakan reaksi fisik terhadap perilaku sosial. Ketika Anda malu atau mengalami kondisi memalukan yang memicu adrenalin, maka tekanan darah akan naik, detak jantung berdetak cepat dan aliran darah melaju cepat. Akibatnya, pembuluh darah kecil di wajah melebar akibat meningkatnya aliran darah, yang menyebabkan kemerahan pada pipi dan telinga.
5. Geli saat digelitik
Aneh, saat kita menggelitiki diri sendiri malah tak merasa geli. Kenapa ya kira-kira? Para ilmuwan menemukan bahwa perasaan yang kita alami saat digelitik membuat tubuh menjadi panik yang merupakan respons alami. Tawa tak terkendali menjadi tandanya. Penelitian menunjukkan bahwa otak telah dilatih untuk tahu apa yang harus dirasakan ketika kita melakukan gerakan-gerakan tertentu. Terkejut, merasa panik atau gelisah hingga digelitiki orang lain membuat tubuh merespons dengan cara berbeda.
6. Ada monster di perut
Saat sedang meeting, tiba-tiba perut mengeluarkan bunyi. Anda pasti pernah mengalami hal memalukan inikan? Bunyi perut disebabkan oleh kontraksi otot-otot lambung dan usus kecil. Kontraksi ini bergerak terus menerus dengan mendorong isinya kebawah, yang disebut gerakan peristaltik. Selain mendorong makanan ke dalam sistem pencernaan, kontraksi ini juga membantu dalam mencampur makanan, cairan dan gas atau udara menjadi suatu adonan lengket. Semua bahan-bahan tersebut ditekan dan dipecahkan dalam usus. Gas pun ikut dipecahkan, sehingga menimbulkan suara yang biasa Anda dengar.

sumber: Yahoo

Jumat, 26 Oktober 2012

Mengubah Emas Menjadi Berwarna-Warni

Para ilmuwan Southampton kini dapat mengubah warna emas. Teknik ini menggunakan cara menatah benda timbul atau membuat takik pada permukaan logam sehingga akan mengubah cara penyerapan atau pemantulan cahaya.

Nikolay Zheludev, ilmuwan yang memimpin penelitian nanophotonics dan metamaterials di Universitas Southampton Inggris mengatakan bahwa emas dapat dibuat merah, hijau atau banyak warna lainnya. Proses ini juga dapat diterapkan pada logam lain seperti perak dan aluminium.

"Ini pertamakalinya warna yang terlihat pada logam bisa diubah dengan cara ini," ujar Zheludev. Bentuk, ketinggian dan kedalaman dari pola timbul itu menentukan bagaimana cahaya berperilaku terhadap logam. Pada akhirnya, cahaya-cahaya itu menentukan warna apa yang akan dibuat.

Menurut penjelasan Zheludev, warna-warna dari obyek yang terlihat di sekitar kita ditentukan oleh cara cahaya berinteraksi dengan benda-benda itu. Misalnya, sebuah benda yang memantulkan cahaya merah tetapi menyerap panjang gelombang lain akan terlihat merah di mata manusia.

Dalam penelitian itu mereka dapat mengontrol panjang gelombang cahaya logam untuk menyerap dan memantulkan cahaya. Zheludev mengatakan bahwa timnya sedang mencoba memasarkan teknik ini untuk digunakan dalam pembuatan perhiasan komersial.

Zheludev juga meyakini, prinsip pewarnaan logam ini bisa juga digunakan untuk penanda dokumen maupun pembuatan uang kertas sebagai fitur keamanan. Pasalnya logam sulit untuk dipalsukan. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Optik Express dan Journal of Optics. 


Sumber: Tempo.co

Kamis, 25 Oktober 2012

Lady Gaga Jadi Nama Pakis

Seorang ahli biologi terkemuka memberi nama keluarga pakis yang baru ditemukan sesuai nama artis idolanya, Lady Gaga. Genus Gaga itu memiliki 19 spesies yang berbeda.

Spesies itu, di antaranya Gaga germanotta(nama asli Lady Gaga) dan Gaga monstraparva, yang diterjemahkan monster little (penggemar Lady Gaga disebut little monsters).

Ketika mereka tumbuh, masing-masing tanaman melalui proses perubahan seksual. Pakis-pakis itu dapat menjadi jantan atau betina, atau biseksual.

Para peneliti mengatakan penamaan pakis Gaga untuk menghormati kepedulian penyanyi itu terhadap kelompok kesetaraan. Penamaan itu tidak terkait rumor seputar jenis kelamin sang artis.

Pakis Gaga tumbuh menjadi berbentuk hati berwana hijau cerah, yang mengingatkan profesor biologi Kathleen Pryer akan gaun Armani yang dikenakan Gaga pada Grammy Awards 2010. 

Selain itu, dari DNA pakis itu, para ilmuwan menemukan pasangan gen GA GA yang muncul berurutan. Urutan gen itu diklaim hanya dimiliki genus pakis itu.

Pakis itu ditemukan di seluruh Amerika. Dua di antaranya benar-benar penemuan baru, sedangkan yang lain adalah reklasifikasi dari pakis yang sebelumnya telah salah dikategorikan dalam genus lain.

"Kami ingin menamakan genus ini Lady Gaga karena kepeduliannya atas kesetaraan dan ekspresi individual," kata ahli biologi dari Universitas Duke, North Carolina, tersebut.

Pryer mengaku telah menjadi penggemar penyanyi Born This Way itu. "Kami sering mendengarkan musiknya saat kami melakukan penelitian," ujar Presiden Masyarakat Pakis Amerika itu.  


Sumber: Tempo.co

Nenek Penyebab Manusia Panjang Umur

Sebuah penelitian menyatakan pertolongan nenek adalah alasan manusia tidak mati di usia 30-an seperti simpanse. 

Simulasi komputer menunjukkan bahwa, dengan sedikit pengasuhan nenek, hewan dengan rentang hidup simpanse berevolusi mencapai rentang hidup manusia dalam waktu kurang dari 60 ribu tahun. "Pengasuhan nenek adalah langkah awal yang menjadikan kita seperti ini," kata Kristen Hawkes dari University of Utah.

Dalam penelitian itu, makhluk-makhluk simulasi memiliki usia 25 tahun. Tapi, setelah 24-60 ribu nenek merawat cucu, makhluk hidup itu mencapai usia 49 tahun, sama seperti manusia pemburu-pengumpul.

Hipotesis ini mengatakan, ketika nenek membantu memberi makan cucu mereka setelah penyapihan, anak perempuan mereka dapat menghasilkan lebih banyak anak pada interval yang lebih pendek. 

Dengan demikian, seorang leluhur perempuan yang hidup lama untuk menjadi nenek mewariskan gen umur panjang mereka pada lebih banyak keturunan.

"Nenek memberi kita jenis pengasuhan yang membuat kita lebih bergantung satu sama lain secara sosial dan rentan untuk menarik perhatian satu sama lain," katanya. 

Hal itu, ujarnya, menimbulkan, "Satu susunan kapasitas sosial yang kemudian menjadi dasar bagi evolusi sifat manusia lainnya, termasuk ikatan pasangan, otak yang lebih besar, belajar keterampilan baru, dan kecenderungan untuk kerja sama. "  

Sumber: Tempo.co

Penyu 215 Juta Tahun Ditemukan di Tempat Sampah

Pengujian terhadap fosil cangkang kura-kura yang ditemukan di sebuah tempat sampah Polandia pada 2008 mengkonfirmasi temuan itu sebagai temuan palaeontolog tertua dan paling lengkap.

Kura-kura itu diduga berusia 215 juta tahun. Para ahli mengatakan cangkang itu dapat memberikan petunjuk berharga untuk memecahkan teka-teki asal-usul reptil purba yang dihormati berbagai kultur di dunia itu.

Fosil itu ditemukan Tomasz Sulej, seorang palaeobiolog. Firasat Sulej membawanya ke sekitar tempat pembuangan sampah dekat Kota Poreba pada September 2008. Wilayah itu dikenal sebagai Jurassic Polandia. "Malaikat pelindung membawa saya ke sini," ujarnya.

Kegembiraanya muncul hanya 15 menit setelah menggali fosil penyu.Journal of Vertebrate Paleontology dan National Geographic Polska baru-baru ini menerbitkan rincian penemuan itu.

"Fosil penyu dari masa akhir Triassic sangat langka. Ada sekitar delapan tempat di Bumi yang mungkin untuk menemukan mereka. Dan di sini, di Polandia, kami telah menggali koleksi paling tua dan lengkap," kata Dr Sulej. "Menemukan sesuatu yang telah terpendam di lumpur selama 215 juta tahun itu seperti membawanya kembali hidup."

Fosil penyu dengan usia serupa juga ditemukan di Jerman. Namun, temuan di Polandia juga menemukan cangkang bersama leher, ekor tulang belakang, serta tulang tungkai yang unik. "Kami telah menemukan dua spesies, termasuk satu yang tidak diketahui," kata Dr Sulej.

Tim telah mengidentifikasi seekor kura-kura jenis Proterochersis serupa dengan fosil Proterochersis robusta yang ditemukan di Jerman. Sedangkan fosil yang kedua tampaknya berasal dari spesies lebih kecil yang belum diketahui.

Daerah tempat penemuan yang terjal dan indah itu dibentuk pada era Jurassic dan terkenal dengan cadangan batubaranya. Penemuan Dr Sulej itu menyusul penemuan spesies dinosaurus berusia 200 juta tahun di sekitar Lisowice, Polandia, pada 2006-2007.

Kura-kura dianggap mahluk paling kuno. Kura-kuradiperkirakan telah berevolusi dari Procolophons, jenis parareptile yang hidup di periode Permian hingga 300 juta tahun yang lalu.

Odontochelys semitestace berusia 220 juta tahun yang ditemukan di Cina pada 2008 telah digolongkan oleh para ahli sebagai nenek moyang kura-kura. Seperti kura-kura, ia punya cangkang perut. Namun, jenis ini memiliki gigi dan tidak memiliki cangkang atas penuh.

Menurut Dr Sulej, tes DNA pada penyu zaman modern menduga kura-kura terkait dengan buaya. 

                                          Fosil cangkang Kura-kura yang ditemukan di Polandia . dailymail.co.uk 
Sumber: Tempo.co

PM Inggris Mengucapkan Selamat Idul Adha

Perdana Menteri Inggris David Cameron hari ini, Kamis, 25 Oktober 2012, menyampaikan pesan Idul Adha bagi seluruh umat muslim di dunia. Pesan ini juga dapat disaksikan via YouTube. Cameron tidak saja menyampaikan ucapan selamat hari raya, tetapi juga membahas masalah dan konflik yang tengah dialami umat muslim.

“Idul Adha merupakan waktu bagi keluarga dan kerabat. Waktu yang tepat untuk merayakan kebahagiaan dan kegembiraan. Perayaan Idul Adha ini bersamaan dengan momentum perubahan yang terjadi di kalangan umat muslim dan non-muslim di seluruh dunia,” kata Cameron, seperti disampaikan dalam siaran pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. 

Cameron menyebutkan bahwa tahun ini rakyat Libya melaksanakan pemilihan umum untuk yang pertama kalinya dalam 47 tahun. Selain itu, masyarakat dunia juga menyaksikan terpilihnya presiden-presiden baru di Mesir dan Somalia. Pakistan juga tengah mempersiapkan pemilihan umum untuk 2013.

Sementara itu, dia mengkhawatirkan konflik Suriah. “Di tengah perayaan dengan pengharapan terbaik bagi umat muslim di seluruh dunia, di sisi lain konflik di Suriah terus berlanjut. Sebuah konflik yang berdampak terhadap umat muslim dan non-muslim di Suriah,” katanya.

Menurutnya, salah satu cara untuk keluar dari mimpi buruk Suriah adalah dengan melangkah ke depan menuju transisi politik dan terus memperjuangkan kebebasan. Dengan dimulainya Idul Adha, umat muslim akan menikmati kesempatan istimewa ini. "Namun doa kami tetap menyertai mereka yang masih menderita dalam konflik berkepanjangan di mana pun."

“Pada hari yang sangat penting ini, kepada umat muslim di seluruh dunia, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha yang damai dan bahagia,” kata Cameron di akhir pesannya.  

                                          David Cameron. REUTERS/Darren Staples 
Sumber: Tempo.co

Jalani Terapi, Wajah Seorang Gadis Menjadi Berewokan

Nina, demikian namanya disebut, menghiasai berbagai media di Cina setelah cambang tumbuh di wajahnya. Menurut kantor berita Xinhua, pada wajah bagian bawah gadis 16 tahun ini mulai tumbuh rambut hitam tebal. Hal ini terjadi setelah ia menerima pengobatan untuk sebuah penyakit yang mengancam jiwanya, anemia aplastik.

Nana didiagnosis dengan kondisi ini pada tahun 2010. Dengan anemia aplastik, sumsum tulang di tubuhnya tidak mampu memproduksi sel-sel darah baru yang cukup. "Dokter mengatakan kondisi itu sangat serius, dan bila tanpa pengobatan, Nana akan mati," kata ibu gadis itu pada Xinhua.

Remaja itu dirawat di rumah sakit di Provinsi Zhejiang, tempat ia mulai menjalani terapi. Kesehatan Nana pun membaik. Tapi, tak lama setelah itu, tantangan lain muncul.

Shen Liao Evening News menulis, banyak efek samping dari obat ini, termasuk "penyakit berbulu" itu. Setelah beberapa kali mengkonsumsi obat ini, wajah gadis itu ditumbuhi jenggot hitam tebal. Tangan dan kakinya pun mulai ditutupi dengan bulu. 

"Setiap hari dia menangis, tak ingin pergi ke sekolah," kata ibunya, seraya menambahkan bahwa efek samping itu sama sekali tak terduga.

Nana dikenal sebagai seorang siswa yang sangat baik dan ceria. Namun, setelah terapi ini, dia menjadi gadis yang tertutup.

Kondisi seperti Nana bukan pertama kali dijumpai. Februari lalu, tiga gadis di India dijuluki sebagai "manusia serigala" setelah bulu-bulu tumbuh menutupi tubuh mereka. Pada bulan Juni, seorang siswi 6 tahun asal Cina bernama Liu Jiangli juga ditumbuhi bulu hitam pada sebagian tubuhnya.

Dokter tak menyatakan apakah kondisi Nana bisa disembuhkan. Yang jelas, ia masih menjalani terapi untuk menyembuhkan penyakitnya.  

                                          Nana, gadis bercambang 
Sumber: Tempo.co

Klub Sepak Bola Ini Disponsori Para Pelacur

Presiden Klub Voukefala, Giannis Batziolas, tak sedang bercanda ketika mengatakan dirinya akan menggandeng dua rumah bordil untuk menjadi sponsor klub sepak bola itu. Kondisi keuangan yang sedang morat-marit membuat klub yang berbasis di Kota Larissa, Yunani, itu tak punya pilihan lain.

"Ketika saya mengumumkan bahwa sponsor kami adalah rumah bordil, para pemain tak percaya. Mereka mengira ini sesuatu yang lucu," katanya saat diwawancarai stasiun radio lokal NovaSport FM, beberapa saat lalu. "Tapi apa boleh buat, saya tak menemukan cara lain untuk membuat klub ini bertahan."

Yunani saat ini memang sedang bangkrut. Defisit neraca berjalan negara itu selama periode Januari-September 2012 mencapai 12,64 miliar euro atau sekitar Rp 159 triliun. Untuk menutup utang, mereka bahkan siap melego istana kerajaan, bandara, dan tempat tinggal para duta besar mereka di luar negeri.

Kondisi perekonomian yang terus memburuk di tanah para dewa itu membuat sejumlah perusahaan internasional angkat kaki, termasuk Coca-Cola. Akibatnya, angka pengangguran di sana mencapai 25 persen. Ini rekor terburuk sepanjang sejarah negara itu.

Klub-klub sepak bola pun tak lepas dari imbas tersebut. Dan, Voukefala, klub amatir yang hanya bermain di liga lokal, pun pontang-panting mencari dana. Maka tawaran sponsor dari Villa Erotica dan House Soula pun langsung disikat. Tak peduli jika kedua sponsor itu berwujud bisnis pelacuran.

"Ketika kostum mulai disablon, para pemain berhenti tertawa," kata Giannis Batziolas. "Mereka kemudian menanyakan berapa bonus yang akan mereka dapat dari hasil kerja sama ini."

Batziolas tak menyebutkan berapa nominal yang ia dapat dari Villa Erotica dan House Soula. Ia hanya menyebutkan bahwa kedua penyedia jasa prostitusi itu beromzet tak kurang dari Rp 25 miliar. Para pemain yang mengenakan kostum berlogo dua rumah bordil itu mendapat Rp 12 juta.

Soula Alevridou, pemilik salah satu rumah bordil tersebut, mengatakan dirinya mau mensponsori Voukefala karena ia mencintai sepak bola. "Saya melakukannya karena saya mencintai permainan ini," katanya. "Jika berdasarkan hitung-hitungan bisnis, ini sama sekali tak menggiurkan." 

Voukefala bukanlah klub pertama yang menggaet rumah bordil menjadi sponsor. Trento Calcio 1921, klub yang berbasis di Kota Trento, Italia, pernah melakukan hal serupa pada 2007. Saat itu, klub yang bermain di Seri D Italia ini menggandeng rumah bordil di Austria, Casa Bianca, sebagai sponsor.

                                          REUTERS/Maurizio Belli 
Sumber: Tempo.co

Kamis, 11 Oktober 2012

Menurut Ahli Bedah, Surga Itu Nyata

Oleh Eric Pfeiffer, Yahoo! News | The Sideshow

Dr Eben Alexander mengajar di Harvard Medical School dan memiliki reputasi yang baik sebagai seorang ahli bedah saraf. Meski dia menyebut dirinya menganut agama Kristen, namun ia tak pernah benar-benar mempercayai adanya kehidupan setelah kematian.

Namun setelah sepekan koma pada musim gugur 2008, ketika neokorteksnya berhenti berfungsi, Alexander mengklaim bahwa ia mengalami kunjungan ke alam baka, terutama surga.

"Menurut pemahaman medis otak dan pikiran, saya tak mungkin mengalami pengalaman apapun saat koma, apalagi perjalanan yang sangat jelas dan koheren seperti yang saya alami," tulis Alexander dalam laporan utama Newsweek edisi pekan ini. Jadi seperti apa surga?

Menurut Alexander, ia pertama menemukan dirinya mengambang di antara awan-awan sebelum menyaksikan, "mahluk transparan yang berkilat terbang menembus langit, meninggalkan jejak garis seperti bekas jejak pesawat di belakangnya."

Ia kemudian dikawal oleh sosok perempuan dan berkomunikasi dengan mahluk-mahluk ini dengan metode korespondensi di atas bahasa. Pesan yang ia terima adalah,
"Anda dicintai dan dihargai, disayangi, selamanya."
"Anda tak perlu takut."
"Tak ada hal salah yang Anda lakukan."

Dari situ, Alexander mengklaim ia melakukan perjalanan menuju "sebuah kekosongan, sangat gelap, ukurannya tak terbatas, tapi juga sangat membuat nyaman." Dia percaya kekosongan ini adalah rumah Tuhan.

Setelah pulih dari koma akibat meningitis, Alexander merasa ragu untuk berbagi pengalamannya ini dengan para koleganya, namun ia menemukan rasa aman di gereja. Ia pun menuliskan pengalamannya dalam sebuah buku, "Proof of Heaven: A neurosurgeon's journey into the afterlife," yang akan diterbitkan akhir Oktober.

"Saya masih seorang dokter, dan masih sama percayanya pada ilmu pengetahuan seperti sebelum pengalaman saya itu," tulis Alexander. "Namun dalam tingkatan yang lebih dalam, saya adalah orang yang sangat berbeda dari saya dulu, karena saya menangkap sekilas dari gambaran realita ini. Dan Anda bisa percaya pada saya jika saya bilang semuanya akan terbayar, dan buat mereka yang hidup sesudah kita, untuk melakukan hal yang benar."

Senin, 08 Oktober 2012

Gefinitib, Obat Anti Kanker

 Pernahkah Anda mendengar obat bernama gefinitib? Ini adalah obat kanker paru untuk pasien yang sel kankernya sudah bermutasi. 

Untuk mengetahui ada-tidaknya mutasi, pengujian dilakukan di laboratorium dengan mengecek gen EGFR -epidermal growth factor receptor- reseptor yang berperan dalam pembelahan sel.

Karena berkaitan dengan gen, penelitian DNA (deoxyribonucleic acid, tempat penyimpanan informasi genetik) diperlukan. Dari DNA sel kanker yang sudah digandakan, peneliti bisa mengetahui banyak hal, termasuk ada-tidaknya mutasi sel kanker. 

Jika ada mutasi, khasiat gefitinib untuk menundukkan sel kanker bisa mencapai 70 persen. Sebaliknya, jika gen tersebut belum bermutasi, obat ini tidak berkhasiat.

Lantaran sasaran obatnya spesifik, pengobatan ini kerap disebut terapi target. "Obat ini seperti punya mata. Ia hanya menyerang sel kanker," kata Ahmad R. Utomo, peneliti di Stem Cell and Cancer Institute seperti dikutip Majalah Tempo edisi Senin 8 Oktober 2012. 

Kerja obat gefinitib jelas bertolak belakang dengan kemoterapi, yang berpotensi merusak sel-sel sehat. 

Hingga saat ini, menurut Utomo, Stem Cell and Cancer Institute sudah meneliti hampir 300 jaringan sel kanker paru dan 700 jaringan sel kanker kolorektal yang dikirim para dokter dari berbagai rumah sakit. Uji laboratorium biasanya butuh waktu lima hari. “Hasil pengujian membuat dokter lebih enak menjelaskan ke pasien," kata Utomo. 

Kalaupun ada kendala, biasanya bukan datang dari tes DNA, melainkan dari mahalnya obat. Saban hari pasien harus menelan satu pil gefitinib, yang harganya hampir Rp 1 juta dan mesti diminum seumur hidup atau sampai khasiatnya tak direspons lagi oleh tubuh. 

                                        Sel kanker. novosti.rs 
Sumber: Tempo.co


Bakteri Penghasil Emas 24 Karat


       BAKTERI EMAS: Emas hasil metabolisme bakteri Cupriavidus metallidurans. (suaramerdeka.com/ Messagetoeagle)
Telah lama Emas menjadi penanda kekayaan seseorang. Bahkan, harga emas yang semakin menanjak membuat tak semua orang berkesempatan memilikinya. Karenanya, banyak ilmuan yang mencoba menciptakan cara lain untuk dapat membuat emas dari bahan lain, termasuk memanfaatkan bakteri limbah.
Sekelompok Ilmuwan dari universitas Michigan berhasil menciptakan emas dari limbah yang berbahaya bagi manusia. Mereka menggunakan bakteri Cupriavidus metallidurans untuk menciptakan butiran emas padat dari zat kimia gold chloride. Makhluk sangat kecil itu mampu mengubah zat beracun klorida emas untuk memproduksi gumpalan emas.
Cupriavidus metallidurans memanfaatkan limbah tersebut sebagai makanan mereka. hasilnya emas dihasilkan sebagai bahan yang tidak bakteri butuhkan dalam metabolisme mereka. Keberhasilan ini menandai terlahirnya alkimia modern, dimana ilmuwan mampu men-transmutasi suatu obyek dari obyek lain.
Namun para Ahli mengingatkan, pembuatan emas dengan metode ini kurang ekonomis pada skala besar. Penyebabnya adalah rasio limbah dan emas yang dihasilkan sanggat berbeda.
Keserakahan Manusia
Pencarian alkimia membidani kelahiran ilmu kimia modern, menjadi cikal bakal: bagaimana mengubah elemen biasa menjadi emas yang berharga. Melalui zat mitos yang disebut batu filosof (philosopher's stone), juga diyakini menjadi obat mujarab yang menyembuhkan penyakit dan memberi iming-iming kehidupan abadi.
Untuk tujuan yang pertama, saat ini para peneliti mengklaim menemukan bakteri yang mendekati dengan batu filosof yang sudah lama jadi incaran. Bakteri ini mampu mengubah sebuah senyawa kimia beracun yang ditemukan di alam, menjadi sebuah material padat, solid emas 24 karat.
"Ini adalah alkimia mikroba, mengubah emas dari sesuatu yang tidak bernilai, menjadi logam mulia padat yang berharga," kata Kazem Kashefi, assistant professor mikrobiologi dan genetika molekuler, seperti dimuat Daily Mail.
Tapi, jangan terlalu bersemangat dengan temuan ini. Sama sekali ini bukan penangkal harga emas yang makin meroket akhir-akhir ini. Meski kedengarannya menarik, biaya yang dibutuhkan untuk mereproduksi eksperimen mereka dalam skala yang lebih luas, luar biasa mahal.
Tak hanya itu, kesuksesan menciptakan emas menimbulkan banyak pertanyaan tentang dampak ekonomi dan sosial, etika yang berkaitan dengan ilmu dan rekayasa alam. Juga tentang akibatnya pada keserakahan manusia. 

Sumber: Suaramerdeka.com

Kamis, 04 Oktober 2012

Mata, Mampu Membunuh Kuman



Bila berbicara soal kekuatan tubuh membunuh kuman, mata adalah juaranya. Temuan ilmuwan University of California di Berkeley ini dapat mengarah pada pembuatan obat antimikroba baru dan murah. 

Hasil riset mereka menunjukkan protein dalam mata dapat membantu menjauhkan bakteri patogen. Tim ilmuwan mata menemukan bahwa ada bagian kecil protein keratin dalam mata yang memainkan peran kunci dalam mengusir bakteri. 

Peneliti menggunakan versi sintetis dari fragmen keratin tersebut untuk menguji beragam bakteri patogen. Molekul sintetis itu efektif membunuh bakteri penyebab penyakit pemakan daging dan radang tenggorokan (Streptococcus pyogenes), diare (Escherichia coli), infeksistaph (Staphylococcus aureus), dan infeksi cystic fibrosis paru-paru (Pseudomonas aeruginosa).

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Investigation edisi Oktober ini dapat mengungkap sumber senjata baru dalam memerangi bakteri penyebab penyakit. Fragmen keratin ini relatif mudah dibuat sehingga berpotensi sebagai obat murah. 

“Yang menarik, keratin ini sudah ada dalam tubuh kita, sehingga pasti tidak beracun dan bersifat biocompatible,” kata peneliti utama studi itu, Suzanne Fleiszig, dosen mikrobiologi dan penyakit menular di School of Optometry UC Berkeley. “Molekul antimikroba alami yang diidentifikasi dalam riset sebelumnya ternyata toksik atau mudah dinonaktifkan oleh konsentrasi garam dalam tubuh kita.” 

Protein kecil yang ditemukan tim ilmuwan ini adalah turunan daricytokeratin 6A, salah satu protein filamen yang saling berhubungan membentuk jejaring di seluruh sitoplasma sel epitel. 

“Dulu kami menduga cytokeratin hanyalah protein struktural, tapi studi kami memperlihatkan bahwa fragmen keratin ini juga memiliki kemampuan memerangi mikroba,” kata Connie Tam, anggota tim peneliti. “Cytokeratin6A dapat ditemukan dalam sel epitel kornea manusia, begitu pula di kulit, rambut, dan kuku. Ini adalah area tubuh yang terus-menerus terpapar mikroba, sehingga masuk akal bila mereka menjadi bagian dari sistem pertahanan tubuh.” 

Riset tentang cytokeratin 6A di laboratorium Fleiszig berawal ketika tim peneliti berupaya memecahkan misteri daya tahan mata terhadap infeksi yang luar biasa. Mereka menemukan bahwa tidak ada bakteri yang hidup di permukaan mata, berbeda dengan permukaan tubuh lainnya. Dalam eksperimen kultur di laboratorium, terbukti jaringan kornea mampu menyapu bersih bakteri patogen.

“Sangat sulit menginfeksi kornea dari mata yang sehat,” kata Fleiszig. “Kami bahkan menggunakan kertas tisu untuk merusak sel permukaan mata dan mengolesnya dengan bakteri, namun tetap menemui kesulitan memasukkan bakteri ke dalam kornea.” 

Sumber: Tempo.co